Rabu, 01 Juni 2016

KEPARIWISATAAN DI SASTRA INGGRIS?



KEPARIWISATAAN BAGI JURUSAN SASTRA INGGRIS

Awalnya saya mau ngebahas apa itu Sastra Inggris, sastra inggris merupakan jurusan program sarjana yang populer, karena itu, mayoritas universitas memiliki jurusan sastra. Namun ini bukan berarti Anda akan mudah dalam memilih, penentuan di antara berbagai pilihan jurusan akan menjadi tugas yang cukup membingungkan.
Saat memilih jurusan sastra Inggris, hal yang menjadi pertanyaan adalah bagian dari Sastra Inggris manakah yang paling menarik bagi Anda?
Mungkin beberapa diantara keluarga atau kenalan anda ada yang “melecehkan” niat anda untuk kuliah di jurusan sastra inggris. Menurut mereka peluang kerja sastra inggris itu hanya menjadi guru les bahasa inggris, padahal tidak. Ada beragam jenis profesi dimana seorang sarjana sastra itu dibutuhkan oleh masyarakat. Salah satunya adalah pekerjaan pariwisataan. Sastra Inggris mencakup beragam jenis mata kuliah yang menginvestigasi mengenai karya tulis atau ilmiah dalam bahasa Inggris. Selain kesempatan untuk mempelajari karya tulis banyak penulis Inggris, mahasiswa juga akan mempelajari karya tulis para penulis Irlandia, Amerika, Kanada dan Australia, juga menganalisa perbedaan gaya dan perubahan penulisan dari tiap kebudayaan. Inggris adalah bahasa dunia yang paling populer, dengan penggunaan bahasa Inggris sebagai bahasa ibu oleh sekitar 5,5% masyarakat dunia, yang berarti karya tulis dan novel ditulis dalam bahasa Inggris, angka tersebut sudah cukup menunjukkan jumlah yang signifikan sebagai kebudayaan dunia secara keseluruhan.
Dengan pilihan modul mata kuliah mulai dari karya tulis wanita, karya tulis Amerika sampai dengan linguistik dan etimologi, mahasiswa akan mendalami tentang bagaimana menilai suatu karya tulis yang hebat, juga mempelajari beragam jenis novel, dan memposisikan karya-karya tersebut dalam konteks sejarah dan budaya. Jika Anda menyenangi Bahasa Inggris, maka jurusan Sastra Inggris adalah jurusan yang akan Anda senangi. Di jurusan ini, Anda akan mengikuti perkuliahan dan membaca karya-karya tulis klasik dan kritis di luar perkuliahan. Anda juga akan mendapat tugas menulis esai tiap minggunya dan ikut terlibat dalam debat mengenai karya-karya tulis utama pada sesi singkat, sehingga Anda tidak hanya dituntut untuk bermotivasi tinggi, namun juga memiliki daya analisa yang tinggi. Penting bagi Anda untuk teliti dalam membuat rumusan pendapat yang seimbang dan menempatkan karya tulis dalam konteks budaya dan sejarah yang tepat. Salah satu pilihan pekerjaan yang paling populer bagi lulusan jurusan Sastra Inggris adalah pengajar (pendidik). Di Inggris, terdapat permasalahan besar mengenai kurangnya jumlah guru, hal ini mengakibatkan banyak mahasiswa berprestasi dengan pengalaman kerja memilih secara aktif untuk mengejar karir di bidang pendidikan; terutama di sekolah tingkat menengah.
Banyak program PGCE yang sebagian didanai oleh pemerintah, dan gaji awal dari seorang guru di Inggris berkisar £21,558 (£27,000 di London), besaran ini dapat beragam di negara-negara lainnya.
Keahlian yang Anda pelajari selama perkuliahan Sastra Inggris dapat digunakan di banyak industri lainnya. Walau rata-rata gaji awal yang dihasilkan oleh seorang lulusan Sastra Inggris adalah sebesar £18,338 di Inggris, perkuliahan membuka peluang fleksibel bagi lulusan untuk membuat keputusan mengenai karir mereka sendiri, dimana para lulusan cenderung mengejar karir sebagai jurnalis, asisten PR, asisten media dan copywriter.

Selain itu, banyak lulusan sarjana Sastra Inggris mengambil program pascasarjana jurusan Ilmu Hukum dengan maksud untuk menjadi pengacara atau advokat ataupun mengejar karir di bidang bank dan lembaga keuangan. Jurusan Sastra Inggris yang tersedia di banyak institusi akademis memiliki syarat masuk yang berbeda, dan sebagian besar program sarjana membutuhkan minimal 3 tahun kuliah. Namun beberapa universitas menawarkan pilihan untuk mengikuti skema pertukaran Erasmus (Erasmus Exchange Scheme), dimana Anda dapat berkuliah selama empat tahun, dengan satu tahun berkuliah di universitas luar negeri ataupun bekerja di luar negeri, di antara tahun ke-2 sampai dengan tahun terakhir masa kuliah.
Terlepas dari gaji awal yang rendah untuk lulusan baru, persaingan antar universitas dalam jurusan Sastra Inggris sangatlah ketat, terutama untuk mata kuliah populer yang ditawarkan oleh universitas ternama. Sebagian besar universitas mengharuskan mahasiwa potensial untuk memiliki nilai nilai A atau yang setara sebagai syarat masuk pada subjek yang berhubungan erat, seperti sastra atau bahasa Inggris dan bagi mereka yang menggunakan bahasa ibu selain bahasa Inggris diharuskan mengikuti ujian IELTS, dengan nilai minimal 6.0.
Mereka yang ingin mempelajari bahasa Inggris pada program Pascasarjana harus mengetahui bahwa sebagian besar universitas mengharuskan calon mahasiswa untuk memiliki gelar sarjana dengan predikat 2.1 pada bidang yang bersangkutan. Namun, sebagian universitas menerima calon mahasiswa dengan nilai lebih rendah, tetapi juga mempertimbangkan pengalaman kerja dan kegiatan ekstra kurikuler yang pernah mereka ambil.
Kemampuan berbahasa mereka memungkinkan lulusan Sastra menggeluti bidang pariwisata dan perhotelan. Memang, dua pekerjaan di bidang jasa ini membutuhkan skill interaksi yang baik dengan para turis, baik lokal maupun mancanegara. Seorang sarjana Sastra Inggris bisa bekerja sebagai pemandu di sebuah agen pariwisata, sedangkan Sarjana Sastra Arab bisa jadi manager hotel di Mekah.
Profesi yang satu ini mungkin belum begitu populer di Indonesia. Di antara tugas mereka adalah menurut logika pembentukan kata dalam sebuah bahasa, meneliti interaksi antara unsur-unsur bahasa yang berbeda, serta meneliti hubungan satu bahasa dan bahasa lainnya.
Bidang penelitian bahasa biasanya masih terkait dengan dunia akademisi. Kebanyakan dari mereka yang aktif melakukan penelitian kebahasaan adalah orang-orang yang memang bernaung di bawah lembaga atau institusi tertentu, termasuk dosen dan profesor di lingkungan perguruan tinggi.
jurusan bahasa inggris terutama pendidikan bahasa inggris cuma dipersiapkan untuk menjadi guru bahasa inggris, namun berbeda dengan sastra inggris, meskipun pembelajarannya sedikit lebih sulit dibanding pendidikan bahasa inggris karena sastra inggris dituntut untuk:
1. Dididik dan difokuskan untuk menjadi lulusan yang betul-betul mahir dalam berbahasa Inggris, berkarya sastra dalam bahasa Inggris, dan mengetahui seluk-beluk kebudayaan Inggris.
2. Dalam proses kuliah sastra Inggris, akan diajarkan beragam ilmu, seperti: grammar, vocabulary, basic skills (reading, writing, listening, speaking), linguistic, morphology, phonetic, pronunciation, kajian sastra, kritik sastra, ilmu kesusastraan, budaya Inggris, drama, dll.
3. Bersifat keilmuan dan keterampilan
4. Belajar bahasa, sastra, budaya, dan seluk-beluk negara berbahasa Inggris.
5. Lebih intensif, karena jam kuliah lebih banyak, dan hampir setiap hari berkomunikasi dengan dosen dan teman kampus menggunakan bahasa Inggris.
6. Diajar oleh dosen yang sudah makan garam dalam mengajar bahasa Inggris, sudah bersertifikasi, baik dari dalam maupun luar negeri.
Dan Istilah pariwisata ( tourism ) baru muncul di masyarakat kira-kira pada abad ke-18, khususnya setelah revolusi industri di Inggris. istilah pariwisata berasal dari dilaksanakannya kegiatan wisata ( tour ), yaitu suatu aktivitas perubahan tempat tinggal sementara dari seseorang, di luar tempat tinggal sehari-hari dengan suatu alasan apapun  selain bukan melakukan kegiatan yang bisa menghasilkan upah atau gaji.
Saya kutip dari situs universitas maranatha peluang kerja sastra inggris itu terdiri dari:

1.       Bidang Jurnalisme (Wartawan, Editor, Kolumnis, dll),
2.       Penerbitan, Pendidikan (Guru, Dosen, Guru Les),
3.       Public Relation, Sekretaris, Periklanan, Penerjemah dan Interpreter, Pariwisata (Tour Guide, Biro Perjalanan),
4.       Entertainer ( Aktor, Penyanyi, MC),
5.       Penulis,
6.       Bisnis Ekspor / Impor dan
7.       Wiraswasta
Dunia Pariwisata, penerjemahan dan sastra inggris saling berhubugan yaitu Sebagai pemandu wisata yang memandu turis-turis Barat yang tidak bisa berbahasa Indonesia, namun dengan berbahasa Inggris, Sebagai penerjemah naskah-naskah sastra atau teks berbahasa Inggris atau berbahasa Indonesia. Bisa pula sebagai interpreter, yang langsung bertatap muka dan menerjemahkan secara lisan. Dan bila sedang berwisata ke tempat wisata yang penduduknya kurang mengerti dan tidak bisa berbahas inggris kami para lulusan sastra inggris atau para penerjemah akan menerjemahkan para turis-turis kepada penduduk atau mengarti maksud para penduduk kepada turis-turis.




Tour guide in Museum

 

Tour guide in park

 
Electric Tour Company Segway Tours
Sumber :

 
Tour guide in the street
sumber:





Tidak ada komentar:

Posting Komentar