Jumat, 14 Oktober 2016

PEMETAAN MASALAH SOSIAL DI MASYARAKAT TENTANG PENCURIAN



PEMETAAN MASALAH SOSIAL DI MASYARAKAT

source : manadoexpress.co

Masalah sosial terjadi karna pergeseran diantara nilai-nilai sosial dengan lembaga-lembaga kemasyarakatan, maka hubungan antarmanusia yang terdapat di dalam kerangka bagian kebudayaan yang normatif akan ikut terganggu.
Contoh nya yang saya akan bahas itu tentang Masalah Kriminalitas dan ini Pemetaan masalah masyarakat dari wawancara tentang masalah lingkungan sosial dari kriminalitas atau penyimpangan sosial dari mencuri atau kasus pencurian yaitu
1.       Terjadinya perubahan sosial, politik, ekonomi yang bersifat revolusi. Yang mengakibatkan untuk selalu berkembang.
2.       Terjadinya kesenjangan sosial ekonomi di masyarakat yang begitu besar, sebagai akibat kesalahan strategi atau perencanaan.
3.       Adanya peluang atau kesempatan untuk terjadinya tindakan kriminal, karena alat-alat penegak hukum tidak tegas atau tidak ada kepastian hukum di masyarakat dan Pemerintah yang lemah (tidak bersih) dan aparat pemerintah yang korup.
4.       Meningkatnya jumlah penduduk yang tidak terkendali, sehingga jumlah pengangguran dan urbanisasi meningkat.
5.       Kondisi kehidupan keluarga yang disintegratif
6.       Berkembangnya sikap mental negatif, misalnya: hedonistis, konsumersitis.
7.       Semakin berkembangnya IPTEK,Semakin mendesaknya kebutuhan seperti naiknya harga bahan pokok BBM dll sehingga menimbulkan niat pada anggota masyarakat untuk menghalalkan segala cara untuk memenuhi kebutuhan hidupnya tanpa menghiraukan aturan-aturan dan norma yang ada dalam lingkungan masyarakat yang telah disepakati bersama. Dan adanya peningkatan gaya hidup di masyarakat.
8.       Merosotnya nilai-nilai moral di masyarakat.
9.       Kurangnya pendidikan bagi setiap warga masyarakat.
10.   Kurangnya kewaspadaan masyarakat terhadap perbuatan kejahatan.
11.   Kurangnya keamanan di lingkungan sekitar atau perumahan.
12.   Kualitas masyarakat yang rendah.
13.   Rendahnya pendapatan perkapita.
14.   Tinggingnya tingkat ketergantungan
15.   Kemiskinan.  

Ide atau solusi dari pemetaan masalah masyarakat di dalam kasus pencurian ini adalah
1.       Dengan cara memberikan mereka sosialisasi.
2.       Memberikan mereka pendidikan dan pekerjaan.
3.       Pemerintah yang peduli dan adil kepada masyarakat
4.       Penegak hukum yang jujur dan adil, bersih dan tidak memihak dan harus memberikan hukuman sesuai dengan perbuatan pelaku kejahatan.
5.       Menambah keamanan lingkungan rumah atau sekitar.
6.       Selalu waspada dan siaga.
7.       Hindari keteledoran dan kecerobohan.
8.       Selalu ada penjagaan malam atau pos kamling satpam atau hansip di setiap lingkungan perumahan.
9.       Berkerja sama dengan kepolisian untuk mengatasi keamanan warga dan juga mentertibkan wilayah.
10.   Menambah wawasan tentang cara menghindari terjadinya pencurian.
11.   Mengadakan seminar tentang moral, sikap, etika dan bagaimana  rusaknya penyimpangan sosial di masyarakat. Untuk menambah ilmu atau wawasan tentang berbagai macam struktur dalam bersosial di masyarakat.

Minggu, 02 Oktober 2016

WAWANCARA MASALAH LINGKUNGAN SOSIAL

BAB PENDAHULUAN
LATAR BELAKANG
Masalah-masalah sosial tersebut berbeda dengan masalah-masalah lainya di dalam masyarakat karena masalah-masalah sosial tersebut berhubungan erat dengan nilai-nilai sosial dan lembaga-lembaga kemasyarakatan. Masalah tersebut bersifat sosial karena bersangkut paut dengan hubungan antarmanusia dan di dalam kerangka bagian-bagian kebudayaan yang normatif. Masalah sosial merupakan suatu ketidaksesuaian antara unsur-unsur kebudayaan atau masyarakat, yang membahayakan kehidupan kelompok sosial. Atau, menghambat terpenuhinya keinginan-keinginan pokok warga kelompok sosial tersebut sehingga menyebabkan kepincangan ikatan sosial. Faktor-faktor yang Menyebabkan Masalah Sosial
Masalah sosial timbul akibat adanya gejala-gejala abnormal yang timbul di masyarakat. Hal tersebut terjadi karena unsur-unsur masyarakat tidak dapat berfungsi sebagaimana mestinya sehingga menyebabkan kekecewaan-kekecewaan dan penderitaan, yang selanjutnya disebut masalah sosial.
Masalah sosial ini berhubungan erat dengan nilai-nilai sosial dan lembaga-lembaga kemasyarakatan. Untuk itu terjadi sedikit saja pergeseran diantara nilai-nilai sosial dengan lembaga-lembaga kemasyarakatan, maka hubungan antarmanusia yang terdapat di dalam kerangka bagian kebudayaan yang normatif akan ikut terganggu.
Contoh nya yang saya akan bahas itu tentang Masalah Kriminalitas
Kriminalitas atau tindakan kriminal merupakan problem sosial yang bersifat laten (selalu ada dalam kehidupan masyarakat atau negara manapun), namun tindakan kriminal bukanlah penyimpangan perilaku yang dibawa sejak lahir, tetapi tindakan kriminal merupakan hasil dari sosialisasi sub budaya menyimpang. Tindakan kriminal sering dikategorikan sebagai tindak pidana atau tindakan yang melanggar hukum pidana. Diantara contoh tindakan kriminal adalah: korupsi, pencurian, pembunuhan, perampokan, penipuan atau pemalsuan, penculikan, perkosaan, sindikat narkotik atau penyalahgunaan obat terlarang.
Hal-hal yang mendorong terjadinya perilaku menyimpang dalam bentuk tindakan kriminal antara lain:
a.       Terjadinya perubahan sosial, politik, ekonomi yang bersifat revolusi, misalnya terjadi peperangan;
b.      Terjadinya kesenjangan sosial ekonomi di masyarakat yang begitu besar, sebagai akibat kesalahan strategi atau perencanaan dan pelaksanaan program pembangunan;
c.       Adanya peluang atau kesempatan untuk terjadinya tindakan kriminal, karena alat-alat penegak hukum tidak tegas atau tidak ada kepastian hukum di masyarakat;
d.      Pemerintah yang lemah (tidak bersih) dan aparat pemerintah yang korup, atau banyak muncul penjahat kerah putih (white collar crime) di setiap departemen pemerintah atau lembaga pemerintah dan lembaga-lembaga ekonomi;
e.       Meningkatnya jumlah penduduk yang tidak terkendali, sehingga jumlah pengangguran dan urbanisasi meningkat;
f.       Kondisi kehidupan keluarga yang disintegratif; dan
g.      Berkembangnya sikap mental negatif, misalnya: hedonistis, konsumersitis, suka menempuh

BAB ISI
saya mau membahas tentang Kasus Pencurian di lingkungan rumah saya, sebelum saya menunjukan wawancara saya kepada narasumber, saya akan menjelaskan sebab dan apa itu masalah sosial kriminalitas yaitu pencurian.
Kasus pencurian bukan hal yang asing lagi. Semakin berkembangnya IPTEK,Semakin mendesaknya kebutuhan seperti naiknya harga bahan pokok, BBM dll sehingga menimbulkan niat pada anggota masyarakat untuk menghalalkan segala cara untuk memenuhi kebutuhan hidupnya tanpa menghiraukan aturan-aturan dan norma yang ada dalam lingkungan masyarakat yang telah disepakati bersama. Lalu masalah sosial ini juga disebabkan dari Peningkatan gaya hidup.
Gaya hidup masyarakat selalu mengikuti perkembangan zaman. Masyaraat Indonesia sekarang ini lebih cenderung selalu meniru secara mutlak pengaruh barat yang masuk ke Indonesia (westernisasi), sehingga masyarakat Indonesia sekarang ini banyak yg berpola hidup kebarat-baratan terutama generasi muda. Dan penyebab kasus pencurian ini berasal dari Merosotnya nilai-nilai moral di masyarakat, Di era globalisasi sekarang ini tingkah laku masyarakat sangat miris sekali. Banyaknya kasus-kasus pencurian di kalangan masyarakat, anak-anak kecil sudah mulai tahu cara mencuri, Anak-anak yang sudah tidak lagi bersekolah karna orang tuanya seorang pengangguran dan hanya kalangan bawah. Mereka sudah di ajarkan cara untuk mencuri dan merampok oleh orang tua mereka untuk menghidupi atau untuk bisa menghasilkan uang agar bisa mendapatkan sesuap nasi di ubu kota. Tingkah laku, tata krama yang mulai rusak dan tidak lagi memperdulikan orang lain atau sekitarnya. Solusi untuk mengatasi kasus pencurian ini dapat dilakukan dengan cara memberikan mereka sosialisasi. Atau pendidikan dan pekerjaan.
Ini wawancara saya dengan Bpk. Andy Asep Siono dan Ibu Wati Waningsih dari Rt. 005 Rw. 0012 di Bekasi Timur Permai, Jl. Batara Kamajaya.
Saya : apakah benar telah terjadi pencurian dirumah bapak?
Bpk. Andy : iya benar
Saya : kira-kira pada pukul berapa saat kejadian itu terjadi?
B. Andy : kira-kira kejadian terjadi pukul 2 malam dini hari.
Saya: apa saja barang yang telah di curi?
B. Andy : 1 motor NMAX.
Saya : bagaimana kejadian itu berlangsung?
Bpk. Andy : saat itu saya terbangun pukul 3 malam dini hari untuk solat tahajud, sebelum saya solat saya duduk di ruang tamu, setelah itu melihat ke jendela untuk mengecek halaman depan rumah saya, kaget setelah saya tahu motor saya sudah tidak ada lagi disana. Lalu saya keluar melihat keadaan di luar, ternyata pager dirumah saya, gemboknya sudah di las.
Saya : apakah ada faktor-faktor yang membuat si pencuri melakukan tindakannya?
Bpk. Andy : pasti karna faktor ekonomi yang mendesak yang membuat mereka melakukan hal tersebut
Saya : bagaimana dengan ibu Wati setelah kejadian itu? Trauma atau ada harapan untuk segera dituntaskan tindak kriminal ini?
Ibu. Wati : Ya, trauma lah, tentu saja. Baru pertama kali, rumah dibobol pencuri. Ya, saya berharap pihak yang berwajib segera bertindak. Paling tidak, keamanan masyarakat terjaga, jangan sampai terulang lagi kejadian seperti ini.
Saya : menurut ibu bagaimana cara agar kejadian ini tidak terulang kembali?
Ibu. Wati : yang pasti selalu mengunci pagar dan rumah dengan aman, selalu siaga, harus ada penjaga malam yaitu pos kamling setiap hari berganti untuk mengelilingi rumah-rumah warga, kalau bisa setiap rumah ada CCTV nya untuk diketahui siapa dan bagaimana para pencuri bertindak tapi ya saya mohon tidak ada lagi yang rumahnya terjadi pencurian. Semoga kedepannya keamanan perumahan makin terjaga dan ketat.

BAB PENUTUPAN
KESIMPULAN
Adapun kesimpulan dari masalah sosial dan wawancara tentang ini adalah :
1.             Masalah sosial menyangkut nilai-nilai  sosial dan moral. Masalah tersebut merupakan persoalan karena menyangkut tata kelakuan yang inmoral, berlawanan dengan hukum dan bersifat merusak.
2.             Sesuai dengan sumber-sumbernya masalah sosial dapat diklasifkasikan dalam keempat kategori, yaitu  faktor-faktor ekonomis, biologis, biofsikologis dan kebudayaan.
3.             Ukuran- Ukuran Sosiologi Terhadap Masalah Sosial meliputi,  Kriteria Utama, Sumber-Sumber Sosial dan Masalah Sosial, Pihak-pihak   yang Menetapkan Apakah suatu Kepincangan Merupakan Masalah Sosial atau Tidak, Perhatian Masyarakat dan Masalah Sosial

4.             Beberapa masalah sosial penting meliputi, kemiskinan, kejahatan, disorganisasi keluarga, masalah generasi muda dalam masyarakat modern, peperangan, pelanggaran terhadap norma-norma masyarakat, masalah kependudukan, masalah lingkungan hidup, birokrasi.