Jumat, 21 April 2017

ENTREPRENEUR

NAMA : NANDA PUTRI AYU LESTARI , NPM : 14615974, KELAS : 2SA02


Siapa sosok entrepreneur yang menginspirasi saya untuk menjadi seorang entrepreneur? 
Dia adalah Yasa Singgih. Karena latar belakang kehidupannya hampir sama dengan saya, dia lahir pada bulan april sama seperti saya, dia pun juga tinggal di Bekasi sama dengan saya. Terlahir di keluarga yang biasa-biasa saja, dan sama-sama sebagai anak bungsu di keluarga. Dan memiliki satu motivasi yang sama untuk untuk menjadi mandiri dalam hidup supaya bisa membahagiakan orang tua sebelum terlambat. Dia pun juga pernah berbisnis lampu hias, sama seperti saya. Walapun saya berbisnis lampu hias itu tidak sendiri tetapi menjalaninya bersama teman saya, untung yang dihasilkan dari bisnis itu pun juga sangat lumayan,tidak sedikit. Dan bisnis yang saya inginan itu sangat beragam, dari ingin memiliki restaurant sendiri, cafe, memiliki toko untuk jasa FotoCopy-an didaerah kampus atau sekolah, ingin punya bisnis kost-kostan atau kontrakan didaerah padat penduduk atau pada mahasiswa. Ingin punya toko baju Distro dengan merek buatan sendiri. Semoga segalanya dapat terjadi dan terkabul di kemudian hari, amin.

Profil Yasa Singgih
Never too young to become a billionaire! Inilah prinsip hidup Yasa, anak muda yang lahir dengan nama lengkap Yasa Paramita Singgih pada tanggal 23 April 1995 di Kota Bekasi. Terlahir di keluarga yang biasa-biasa saja, membuat Yasa memutuskan untuk hidup mandiri dengan berbisnis.
Keputusan itu hadir dikarenakan saat usia 15 tahun, Ayahnya terkena serangan jantung sehingga harus dioperasi. Sebagai anak paling kecil ia merasa menjadi beban terakhir keluarga, dan kejadian itulah yang menjadi titik balik hidup Yasa untuk menjadi mandiri dalam hidup supaya bisa membahagiakan orang tuanya sebelum terlambat.
Sejak berusia 15 tahun ia sudah mulai mencari uang sendiri dengan menjadi MC di berbagai acara Sweet 17 & musik. Di usia yang sama ia juga mulai berjualan lampu hias secara online, namun tak lama kemudian usaha lampu hiasnya tutup lantaran supplier tidak dapat memberikan barang lagi.
Alhasil pada usia 16 tahun Yasa banting setir ke usaha fashion. Sempat beberapa kali gagal di beberapa bisnis dan diremehkan banyak orang, akhirnya dia berhasil membangun brand fashion dengan nama Mens Republic.
Dua tahun berhasil mengembangkan brand Men’s Republic ia pun berhasil meraih beberapa impiannya. Perjalanan bisnis nya tidak semulus banyak orang kira, ia pernah mengalami rugi ratusan juta rupiah dalam berbisnis, mulai dari bisnis kuliner, EO, dll pernah menjadi pelajaran berharga untuknya.
Selain itu, sekarang ia juga memiliki bisnis di bidang asset yaitu komplek perumahan dalam bentuk kavling tanah di Bogor dan menghandle bisnis management consulting bernama MS Consulting.
Di usia 18 tahun, Yasa bisa membayar uang kuliahnya di Universitas Bina Nusantara dengan hasil keringatnya sendiri. Ia juga sering memberikan sharing seputar bisnis, motivasi dan pengembangan diri.
Dalam sharing yang bawakan Yasa, ia terkenal selalu memiliki pembawaan yang santai, humoris namun sangat menyentuh hati.
Sampai dengan sekarang ia masih sering kali gagal, gagal dan gagal dalam setiap hal yang ia lakukan, karena ia percaya bahwa gagal = belajar.
When you stop learning, you stop growing. Keep FIGHT!
Di usianya yang baru 18 tahun ia sudah mendapatkan beberapa penghargaan dari berbagai komunitas seperti: 10 Pengusaha Muda Sukses versi YukBisnis.com, 5 Entrepreneur Muda Tergila versi Lintas.Me, 5 Wirausaha Muda Sukses versi SenengMedia.com, Narasumber Kementerian Perikanan dan Kelautan Republik Indonesia
Sampai dengan sekarang, Yasa telah diliput & diundang :
Kementerian Kelautan & Perikanan RI, Redaksi Siang Trans TV, Kompas TV, Sarah Sechan Show Net TV, Tempo Radio dan TV, 150 radio jaringan di Indonesia. Jargonnya yang terkenal adalah “Never too young to to become a Billionaire!”